beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Ada Pencurian Listrik Rp 167 Miliar, ESDM: Ini Kasus Terbesar

Ada Pencurian Listrik Rp 167 Miliar, ESDM: Ini Kasus Terbesar

 
wildan
2016-02-12 11:06:19
wildan Pengaduan Lain 0 205
 
 
Ada Pencurian Listrik Rp 167 Miliar, ESDM: Ini Kasus Terbesar

Ada Pencurian Listrik Rp 167 Miliar, ESDM: Ini Kasus Terbesar

 

Berita Pengaduan Lain Pilihan

 
 
 
 
 

Pencurian listrik dengan modus modifikasi meteran yang dilakukan oleh pekerja dari perusahaan outsourcing yang disewa PT PLN (Persero) baru saja terungkap kemarin. Pencurian ini menyebabkan kerugian hingga Rp 167 miliar.

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, menyebut pencurian listrik ini sebagai kasus terbesar yang pernah ditemukan oleh Penyidik PNS (PPNS) Kementerian ESDM.

"Sebenarnya (pemberantasan pencurian listrik) sudah kita lakukan sejak 2012. Cuma memang yang sekarang ini yang terbesar yang pernah kita temukan. Biasanya cuma Rp 30 miliar, ini sekarang Rp 167 miliar," kata Jarman kepadadetikFinance di Bali Nusa Dua Convention Centre, Bali, Jumat (12/2/2016).

Pencurian listrik, sambungnya, memang masih marak di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir ESDM terus berupaya memeranginya. Ini bukan kasus yang pertama, cuma ini yang terbesar, selama ini baru puluhan miliar, ini di atas Rp 100 miliar," tutur Jarman.

Penindakan terhadap pencurian listrik difokuskan pada kasus pencurian di atas Rp 100 juta yang sudah jelas terdapat unsur kesengajaan. Jarman berjanji akan terus mengungkap kasus-kasus pencurian listrik berskala besar lainnya. 

"Yang kita lihat sekarang yang potensi kerugiannya besar-besar, di atas Rp 100 juta. Biasanya pencurian besar ada unsur kesengajaan. Itu yang harus kita tindak lanjuti," tandasnya.

Sebagai informasi, kemarin Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyerahkan 4 tahanan kasus pencurian listrik di salah satu pabrik kertas dan kardus di Kota Tangerang. Mereka diserahkan kepada pihak Kejaksaan dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur.

Kepala PPNS Ditjen Ketenalistrikan, Jusman Hutajulu mengungkapkan, kerugian yang diderita PT PLN (Persero) dari pencurian listrik tersebut mencapai Rp 167 miliar.

"Ada 4 tersangka yang ditahan dalam kasus pencurian listrik tersebut. Sementara 1 orang lainnya masih buron. 4 orang ini merupakan petugas layanan teknis di lapangan dari perusahaan alih daya PLN," jelas Jusman.

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan